https: img.okeinfo.net content 2018 09 06 207 1947121 facebook-instagram-dan-snapchat-hadirkan-fitur-cegah-kecanduan-media-sosial-re8aN9tjqJ.jpg
Raksasa media sosial seperti Facebook, Instagram, dan Snapchat meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk memantau dan membatasi waktu yang mereka habiskan untuk membuka aplikasi. Perusahaan media sosial tersebut menambahkan fitur keamanan terkait adanya tekanan terhadap 'kecanduan' aplikasi. Berawal dari puluhan ribu orang yang terlibat dalam kampanye kesehatan masyarakat untuk keluar dari media sosial di September. Beberapa di antaranya mengakui bahwa hal tersebut sama sulitnya dengan berhenti merokok atau minum alkohol.


Dilansir News Sky, Kamis (6/9/2018), Royal Society for Public Health (RSPH) memimpin kampanye Scroll Free September, dan menantang orang-orang untuk menghentikan sementara penggunaan lima platform besar sepeti Facebook, Instagram, Snapchat, Twitter, dan YouTube.

Kampanye tersebut dilakukan untuk menghindari tingkat kecemasan, depresi, penindasan maya, kurang tidur dan rendahnya harga diri.


Konsultan Psikiater Dr Richard Graham mengatakan bahwa terdapat penelitian mengarah ke media sosial yang mempengaruhi keseimbangan hormonal otak.
"Kami pikir media sosial mempengaruhi tingkat dopamin melalui penghargaan berbeda yang mereka tawarkan, dalam bentuk suka, atau peningkatan pengikut atau retweet, atau platform apa pun, itu memberi Anda sedikit peningkatan dalam suasana hati Anda,” kata Dr. Richard Graham.
"Mata manusia menyukai warna, terutama merah karena hangat dan lebih mendesak. Itu sebabnya semua pemberitahuan aplikasi media sosial berwarna merah," kata Lizzie Ayton, Studio Yellowball.
Facebook dan Instagram meluncurkan fitur yang memungkinkan pengguna untuk memantau penggunaan aplikasi, mengatur batas waktu dan pengingat untuk beristirahat. Instagram juga menambahkan pemberitahuan ketika pengguna mencapai bagian bawah umpan gambar, begitupun dengan YouTube.
Pihak Instagram mengatakan, "Orang harus bersenang-senang menggunakan aplikasi kami, tetapi tidak mengorbankan kesejahteraan mereka. Kami ingin komunitas kami memahami pilihan yang tersedia untuk membuat pengalaman mereka di Instagram semaksimal mungkin. Itu sebabnya kami meluncurkan seperangkat kontrol baru, yang dirancang untuk membantu orang mengatur waktu yang mereka habiskan di aplikasi kami".

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top